Omochatoys - NEXT STAGE

Spesifikasi Mesin UJF-3042 FX 


People don’t care how much you know, until they know how much you care.
Theodore Roosevelt

Informasi Pengiriman Barang adalah salah satu bentuk pelayanan Omochatoys. Melalui pelayanan ini pemesan dapat mengecek Informasi terkait pengiriman barang pesanannya secara cepat dan mudah. Omochatoys berusaha agar barang dapat dikirim dari gudang Omochatoys dalam waktu dua hari kerja (lihat link alasan target dua hari kerja) setelah transfer pembayaran dikonfirmasi.

Melalui informasi pengiriman ini pula, proses Cek dan Ricek dapat dilakukan. Pemesan dapat mengingatkan pihak Omochatoys jika pesanannya belum dikirim, terlewatkan atau No. Resi belum diinput di informasi pengiriman.

Selain itu, pengunjung dapat menilai perputaran produk Omochatoys dan repeat order dari distributor. Repeat order merupakan salah satu bentuk testimony terhadap produk dan pelayanan Omochatoys. Hal terkait Informasi Pengiriman dan Serba-serbi bisnis Online Omochatoys ada di artikel Serba-serbi Bisnis di Dunia Nyata dan Dunia Maya.

Ada banyak penyedia mainan edukatif di Indonesia. Omochatoys sebagai salah satu produsen mainan edukatif skala mikro (jika tidak disebut skala rumahan), terus berusaha meningkatkan pelayanannya dan senang jika bisa menjadi salah satu alternatif penyedia mainan edukatif di Indonesia.



Mimpi Bangsa Produsen

JAKARTA, KOMPAS.com - Jika ingin menjadi bangsa besar dan ikut dalam persaingan dunia, bangsa Indonesia mau tidak mau harus mengembangkan produksi dalam negeri. Berkaca dari cita-cita Sumitro Djojohadikusumo dan Widjojo Nitisastro, itu berarti mewujudkan entitas bangsa produsen.

 Harapan besar itu terungkap dalam acara Mengenang 40 Hari Wafatnya Widjojo Nitisastro di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Rabu (18/4/2012). Dalam kesempatan itu, nama Sumitro Djojohadikusumo secara resmi ditetapkan sebagai nama Kampus FEUI Salemba dan nama Widjojo Nitisastro sebagai nama Kampus FEUI Depok.

 Mantan Presiden BJ Habibie menyebut Sumitro-Widjojo adalah tokoh-tokoh favoritnya dalam hal dasar ekonomi pembangunan bangsa ini. Ia menyatakan, bangsa ini harus secepat mungkin memiliki hasil produksi dalam negeri. Hal itu sekaligus akan mampu menunjukkan bahwa Indonesia sebagai bangsa produsen, bukan konsumen. Ia menunjuk pada industri dirgantara yang disebutnya dapat lebih baik dari luar negeri. ”Itu fakta. Sangat disayangkan industri ini tidak dimanfaatkan, justru dihentikan. Namun, saya yakin generasi penerus mampu melanjutkan itu,” kata Habibie.

Kepala Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEUI TM Zakir Mahmud menyatakan, Widjojo sebagai manajer andal dengan intelektualitas tinggi. ”Beliau menyampaikan analisis ekonomi dalam pembangunan di pidato pengukuhan tahun 1960-an, padahal kala itu orang banyak bicara soal politik. Infrastruktur sosial juga dibahasnya beberapa kali, bentuk inpres dan KB sebagai terobosan,” kata Zakir seraya mengajak generasi saat ini dan selanjutnya untuk memaknai gagasan Widjojo itu dalam konteks kekinian.

Ketika memimpin FEUI tahun 1964-1968, Widjojo mendirikan Lembaga Demografi dan Laboratorium Statistika. Lembaga Demografi adalah lembaga riset kependudukan pertama Indonesia.

Karier Widjojo berawal dari dukungan Sumitro yang sudah mendirikan LPEM FEUI tahun 1953. Sumitro juga meletakkan dasar pembangunan FEUI dengan mengirimkan mahasiswa- mahasiswa terbaik ke luar negeri. Ketika kembali, mereka mengabdi dan mentransfer ilmu mereka.

Prabowo Subianto yang hadir sebagai wakil Sumitro menyatakan, kehidupan ayahnya berbenang merah kecintaan kepada Tanah Air dan rakyat Indonesia. ”Seluruh pembicaraan beliau adalah bagaimana membawa bangsa Indonesia ke tingkat yang sejahtera, keluar dari kemiskinan. Itu menjadi ciri khas benang merah Angkatan 45, sebagai angkatan pembebas yang mendedikasikan hidupnya bagi negeri ini,” kata Prabowo, yang juga Ketua Umum Partai Gerindra.

Sementara putri Widjojo, Widjaja Laksmi Kusumaningsih, merujuk kepada ekonom Chatib Basri yang menyatakan Widjojo layaknya arloji Swiss, detaknya berhenti ketika beliau meninggal. Menurut dia, tantangan generasi penerus untuk memberi ”baterai” baru agar detak ”arloji” itu kembali hidup. (BEN)

Sumber :Kompas Cetak
Editor :Erlangga Djumena

Sumber Link : Bisnis dan Keuangan 19 April 2012, Kompas.com

----***----

Link yang berguna untuk Wirausaha menurut Omochatoys

http://wanitawirausaha.femina.co.id/default.aspx


Pengunjung yang terhormat.

Terima kasih atas kunjungan Anda.
Sejak tanggal 16 Februari 2012 selama tiga bulan, Omochatoys hanya menjual produk secara online kepada distributor Omochatoys (Pembeli dengan tujuan untuk dijual lagi) dan pembeli dalam jumlah banyak.
Oleh karena itu, pembeli yang ingin membeli satuan (end user/untuk dipakai sendiri), silakan kontak salah satu Distributor Online Omochatoys di bawah ini.
Terima kasih.

Distributor Online Omochatoys

http://maylaedutoys.com

http://www.nida-edutoys.blogspot.com

http://www.playforsmart.com/

http://littleheartwarmers.com/

http://www.bee-education.com

http://ayyash-edutoyshop.dinomarket.com

http://www.facebook.com/unyNadyaToys

http://chiyoshop.com/

http://www.facebook.com/akiraedutoys

http://www.geraimainan.com

http://www.mainanedukatif-handini.com

http://www.facebook.com/edushopzea

http://www.facebook.com/omahdolanan

http://www.facebook.com/ummusyahidah.educatiftoys

http://www.bebebubushop.com

Biarlah cerita nyata ini menjadi peringatan

Untuk para pria : peringatilah orang yang Anda kasihi !
Untuk para wanita : ingatlah akan hal ini !

Sekitar satu bulan ada seorang wanita sedang berdiri di Pintu masuk Mega Mall dan sedang membagikan flyer kepada semua wanita yang masuk ke mall tersebut. Wanita tersebut telah menulis sendiri flyer tersebut untuk menceritakan mengenai pengalaman yang dialaminya, sehingga dia dapat memperingati wanita lainnya.

Sehari sebelumnya, wanita ini telah selesai berbelanja, keluar menuju ke mobilnya dan mendapati bahwa ban mobilnya kempes. Dia mengeluarkan dongkrak dari bagasi dan mulai mengganti ban yang kempes itu. Seorang pria yang ramah dengan pakaian bisnis dan membawa sebuah koper menghampiri dia dan berkata,

'Saya perhatikan Anda sedang mengganti ban yang kempes. Maukah Anda membiarkan saya yang melakukannya untuk Anda?'

Wanita tersebut sangat berterima kasih dengan tawarannya dan menerima pertolongannya. Mereka bercakap-cakap dengan ramah sementara sang pria mengganti ban kempes tersebut, dan meletakkan ban kempes serta dongkrak ke dalam bagasi, menutupnya dan membersihkan tangannya.

Wanita tersebut sangat berterima kasih kepadanya, dan ketika dia hendak masuk ke mobilnya, pria tersebut mengatakan bahwa dia memarkir mobilnya di bagian lain dari mall tersebut, dan bertanya apakah wanita tersebut tidak keberatan untuk memberinya tumpangan sampai ke mobilnya.Wanita tersebut sedikit terkejut dan menanyakan mengapa mobil pria tersebut ada di bagian lain. Pria itu menjelaskan bahwa dia baru saja bertemu dengan teman lama di mall yang sudah lama tidak ditemuinya dan mereka baru saja makan dan bercengkerama sebentar; dia kemudian berjalan ke arah sebaliknya dari mall tersebut dan keluar melalui pintu yang salah, dan dia sekarang telat dan mobilnya berada di bagian lain dari mall tersebut.

Wanita tersebut merasa sungkan untuk berkata 'tidak' karena dia baru saja menolongnya sehingga tidak perlu mengganti bannya sendirian, tetapi dia merasa gelisah. Kemudian dia teringat melihat pria tersebut menaruh kopernya ke dalam bagasinya sebelum menutupnya dan sebelum pria itu bertanya apakah dia bisa menumpang di mobilnya.

Wanita tersebut berkata bahwa dia sangat ingin mengantar pria tersebut ke mobilnya, tetapi dia baru saja ingat bahwa masih ada yang harus dibelinya. Wanita itu berkata bahwa dia hanya akan sebentar; pria tersebut dapat duduk di mobilnya dan menunggunya; dia akan secepatnya kembali. Wanita tersebut kemudian tergesa-gesa masuk ke dalam mall dan memberitahu satpam apa yang telah terjadi; satpam tersebut mendatangi mobilnya, akan tetapi pria tersebut telah hilang..

Mereka kemudian membuka bagasinya, mengambil koper pria tersebut yang masih terkunci dan membawanya ke kantor polisi. Polisi kemudian membukanya (tentu saja untuk mencari kartu identitasnya sehingga dapat mengembalikannya kepada pria tersebut). Apa yang mereka temukan ternyata tali, plester dan pisau.

Ketika polisi memeriksa bannya yang kempes, tidak ada yang salah dengan bannya; udaranya telah dikeluarkan dengan sengaja. Jelaslah motif pria tersebut, dan jelas pula bahwa dia telah merencanakannya dari awal.

Wanita tersebut masih diberkati dan telah lolos dari bahaya. Betapa akan lebih buruk jadinya bila dia menunggu di dalam mobil sementara pria tersebut memperbaiki bannya, atau jika ada bayi di dalam mobilnya. Atau dia tidak menghiraukan kata hatinya dan memberi pria tersebut tumpangan.

Hal tersebut mungkin dapat menyelamatkan sebuah nyawa. Cahaya sebuah lilin tidak berkurang dengan nyalanya lilin lain. Saya ingin mengirimkannya kepada para wanita, sedangkan untuk para pria, jika Anda mengasihi ibu, isteri, saudara perempuan, anak perempuan Anda, rajin2 lah nemenin mereka kemana aja....

Sumber : Internet
http://archive.kaskus.us/thread/966310

Dari redaksi Omochatoys:
Kami tidak tahu kebenaran cerita ini. Jika benar, sungguh kami terharu dengan niat wanita tersebut. Dia mau berdiri dan membagikan flyer kepada pengunjung mall untuk menyebarkan pengalamannya dan meminta wanita-wanita lainnya agar berhati-hati. Dengan niat membantu tujuan wanita tersebut untuk menyebarkan kisahnya, artikel ini kami muat di situs Omochatoys.
Mohon kepada satpam, para pria dan yang berwenang, jika melihat wanita yang sedang kesulitan sudilah untuk membantu meluangkan waktu dan tenaga.

Dalam kasus ini gw sendiri yang jadi korban. Uang di ATM abis disikat sama tukang tipu Halo BCA jadi-jadian.

Kejadiannya 2 hari yang lalu, gw mau narik duit di ATM BCA deket rumah. Pas masukin kartu, yang terjadi adalah si kartu nyangkut, keluar nggak….ketelen juga nggak, karena penarik kartunya seret.

Sebelumnya, di antrian sebelum gw ada mas-mas dan dia bilang,”kayanya nggak bisa deh mbak. Tapi coba aja deh”.

Dan gw coba karena di monitornya nggak ada tulisan “Maaf, ATM tidak dapat digunakan”. Tulisan itu baru keluar setelah kartunya nyangkut. Si mas-mas itu masih ada di situ pas gw berusaha ngeluarin kartu dan dia ikut bantuin. Karena susah…dicongkel nggak bisa, didorong pake kartu lain juga nggak bisa, dia bilang,”telpon ke pengaduan aja mbak, nih telpon ke sini aja” sambil nunjuk sticker Halo BCA yang tertempel di mesin ATM itu.

Saat itu gw dalam kondisi kesel dan terburu-buru karena sangat butuh ngambil uang saat itu juga untuk disetor ke bank lain, dan waktunya udah mepet, jam 2an. Akhirnya karena nggak tau mesti diapain kartunya dan pingin cepet2 diurus, gw telpon deh Halo BCA itu.

Seperti layaknya CS, verifikasi data nama, alamat, nama ibu kandung, dsb, dia bilang kartu gw mau diblokir. Dia minta nomer rekening, gw nggak hafal. Minta nomor seri kartu ATM, ya nggak bisa lah karena kartunya nyangkut. Trus minta nomer seri buku tabungan, gw nggak bawa. Trus minta nomer PIN ATM (awalnya nggak secara langsung bilang minta nomor PIN, tapi bilangnya “nomor 6 digit terakhir yang biasa dipake”, tapi mungkin dia tau saya agak bingung, baru deh bilang maksudnya nomor PIN) sambil bilang,”tapi ngomongnya pelan-pelan aja ya mbak, jangan sampai kedengeran orang di sekitar mbak”. Sempet sih kepikiran dan ragu-ragu,”kok minta PIN ya?kasih nggak ya?” tapi karena gw dalam kondisi agak panik, buru-buru pengen beres dan gw meyakinkan diri sendiri kalo gw nelpon Halo BCA,  ya gw kasih.

Setelah itu dia bilang kartunya udah diblokir, jadi gpp kalo ditinggal. Setiap pagi ada pegawai yang suka ngecek ATM, biasanya kalau ada kartu yang nyangkut akan dikembaliin ke cabang BCA tempat kita buka kartu, gitu katanya. Karena yakin udah diblokir, pergilah gw dari situ.

Gw pergi tanpa ada curiga sedikit pun. Kecurigaan baru muncul besoknya (kemaren) pas nyoba nelpon lagi ke “Halo BCA” untuk konfirmasi kartu. Gw telpon beberapa kali tapi nggak aktif. Gw makin curiga setelah merhatiin nomernya…. kok ada yang aneh…kok kaya nomer esia ya ?(karena sebelumnya belum pernah nelpon Halo BCA jadi nggak hafal dan nggak ngeh dengan berbagai keganjilan).

Saat itu baru mulai agak panik dan langsung turun ke BCA di gedung itu juga buat ngeprint buku tabungan. Dan ternyata….

Ya Allah…gw langsung lemess…saldonya tinggal 20ribu rupiah! Dan tercetak ada pengambilan berkali-kali (yang tentunya bukan gw yang ngambil) sampe disisain segitu.

Padahal itu bukan duit gw pribadi, tapi pendapatan restoran dan mau dipake buat bayar macem-macem.

Uugghhh…gemesss rasanya…kok gw kena tipu juga yah….

Nyeseeel rasanya..kenapa gw percaya aja ya sama CS Halo BCA jadi-jadian itu?

Kok gw nggak ngeh ya dgn berbagai keganjilan di lokasi ATM atau suara si CSnya sendiri?

Kok gw mau aja ya ngasih PIN yang harusnya menjadi rahasia milik gw seorang?

Kok gw nggak nurut aja ya ma supir gw yang udah ngambil kawat buat nyongkel kartu?

Kok gw nggak ngecek lagi ya apa kartu gw emang bener udah diblokir?

Dan berbagai kok gw-kok gw dan kenapa-kenapa lainnya….

Uuuuuuuuuuuuggggghh hhhhhh! Antara kesel dan nyesel!

Gw udah lapor ke BCA, tapi nggak muluk-muluk berharap duitnya bisa kembali. Seenggaknya mereka tau kalo ada kasus penipuan atas nama Halo BCA. Dan udah menjadi niat gw untuk menyebarkan kasus ini ke temen-temen supaya nggak terjebak dengan kejadian yang sama.

Di balik musibah ini, gw masih bisa bersyukur… .kasus ini terjadi bukan pada saat saldonya puluhan juta rupiah, bukan pada saat gw mau bayar uang sewa ruangan, bukan pada saat akhir bulan dimana harus menggaji karyawan, bayar listrik dan tepon, atau tagihan-tagihan besar mendesak lainnya.

Masih bisa mengucap Alhamdulillah. .. ..

Makasih ya maling…masih disisain 20 ribu rupiah……

Semoga 20 ribu itu akan segera dilipatgandakan kembali oleh Allah SWT belipat-lipat.

Dan gw yakin, selama dia masih makan dari uang-uang curian, hidupnya nggak akan tenang!

FYI, nomer yang tertera di stiker “Halo BCA” itu adalah 999-66-889 dan 96888 (dari ponsel).

Kalo Halo BCA yang asli adalah 52-999-888 dan 69888 (dari ponsel).

Nomer pertama yang gw tepon adalah yang kedua (dari ponsel), tapi nggak nyambung. Akhirnya gw nelpon ke yang 999… si maling itu.

Gw udah nggak percaya lagi deh sama contact number darurat yang ditempel-tempel di tempat umum. Mending gw nanya dulu ke 108.

Buat temen-temen, waspadalah! sindikat pencurian kaya gini bisa terjadi di ATM bank apapun, bukan hanya BCA. Kemaren gw lapor ke Halo BCA yang asli (gw yakin asli karena disambungin sama CS yang di Bank BCA), dia bilang belom pernah nerima pengaduan Halo BCA jadi-jadian gini.  Tapi pas gw cerita di rumah, kakak gw pernah denger kasus kaya gini tapi ATM Mandiri.

Tolong ya temen-temen, ingatkan ke temen-temen yang lain, juga ke saudara, keluarga di rumah, tetangga, siapapun deh orang-orang di lingkungan sekitar anda…supaya nggak jadi korban berikutnya.

p.s : semalem gw dateng lagi ke ATM itu dengan niat…kalo stickernya masih terpasang mau gw coret-coret “PENIPU!MALING! ” (udah bawa-bawa spidol saking niatnya) dan mau gw foto. tapi ternyata sudah dicopot…entah ATM mana lagi yang jadi sasarannya.

Sumber : Internet