Salah satu kota wisata di Jepang adalah kota Nikko. Kota Nikko berada di Propinsi Tochigi (Tochigi Prefecture) Jepang. Di kota tersebut terdapat sebuah tempat hiburan dengan fasilitas Maze, yaitu sebuah fasilitas permainan, dimana pengunjung masuk melalui sebuah pintu dan keluar melalui pintu lain. Nah  petualangan mencari pintu lain tersebut adalah tujuan pada permainan ini. Dalam bahasa Jepang Maze disebut dengan Meiro. Tempat hiburan bermain Maze di kota Nikko ini bernama Kyodai Meiro Palladium. Luasnya 3500 meter persegi [1]. Gambar 1 memperlihatkan Kyodai Meiro Palladium.


Gambar 1. Kyodai Meiro Palladium

Mari kita lihat gambar Maze yang lain. Gambar 2 memperlihatkan Maze yang berada di Melbourne Australia [2].


Gambar 2. Stihl Maze

Mungkin pembaca juga sudah sering bertemu (melihat) bentuk Maze dalam bacaan anak-anak. Gambar 3 memperlihatkan kuis Maze untuk anak-anak [3]. Anak kita memegang pensil, dan mengambar dengan mengikuti alur yang ada pada gambar tersebut untuk membantu si kucing Tom menemukan si tikus Jerri.


Gambar 3. Maze Kartun

Pada permainan gambar 1 dan gambar 2, kita masuk ke dalam Maze dan berpetualang mencari pintu keluar. Mungkin juga kita bisa tersesat atau berputar-putar pada jalan yang sama. Kemampuan daya ingat kita dilatih pada permainan ini. Christopher Berg berpendapat yang paling cepat menemukan jalan keluar adalah anak-anak, alasannya adalah karena anak-anak suka berlari [4]. Pada gambar 3 anak dilatih memegang pensil, menulis mengikuti alur dan menemukan jalan keluar. Pada gambar tersebut, Maze diimprovisasi dengan menambahkan gambar Tom di pintu masuk dan Jerri di pintu keluar. Penulis juga pernah lihat gambar Maze untuk anak-anak dengan gambar kelinci di pintu masuk dan wortel di pintu keluar. Lucu ya.

Bentuk Maze bisa bermacam-macam. Salah satu bentuk Maze adalah Labyrinth. Labyrinth adalah nama bangunan pada mitos Yunani. Labyrinth dibangun oleh Daedalus atas perintah raja Minos. Labyrinth dibangun untuk mengurung Minotaur, monster setengah manusia setengah sapi. Daedalus membangun Labyrinth bersama anaknya Icarus, untuk keluar dari Labyrinth, Daedalus dan Icarus membuat sayap dari bulu dan lilin. Tetapi saat di udara, Icarus terbang terlalu dekat dengan matahari sehingga lilin di sayapnya meleleh yang mengakibatkan Icarus jatuh di laut Icarian [5]. Gambar 4 memperlihatkan ilustrasi Minotaur dan Labyrinth pada hasil pahatan di abad 16 [6].


Gambar 4. Minotaur di dalam Labyrinth

Labyrinth adalah bentuk Maze dengan satu pintu. Bentuk dengan satu pintu ini disebut dengan  bentuk Unicursal. Gambar 5 memperlihatkan Coin dari Crete, diperkirakan coin tersebut dibuat pada jaman 300-100SM [7]. Maze coin dari Crete terdiri dari 7 lingkaran (ring), bentuk seperti ini biasa disebut dengan Labyrinth Klasik (Classical Labyrinth).


Gambar 5. Coin dari Crete

Gambar 6 memperlihatkan motif Maze dari suku asli Amerika. Gambar Maze tersebut dinamai dengan The Man in The Maze. Mengambarkan kelahiran dan kehidupan manusia.


Gambar 6. The Man in The Maze

Pada cerita Mahabrata juga ditemukan bentuk Maze. Dalam cerita Mahabarata ada kisah tentang perang besar antara Pandawa dan Kurawa yang disebut dengan perang Bharata Yudha yang terjadi di bukit Kurusetra. Salah satu formasi barisan yang digunakan oleh pasukan Kurawa pada perang  adalah Cakrabyuha [8]. Gambar 7 memperlihatkan formasi Cakrabyuha. Formasi Cakrabyuha merupakan formasi berbentuk Maze yang dibuat oleh Drona, ahli strategi dan seorang panglima perang Kurawa. Dari pihak Pandawa hanya Arjuna yang dapat menembus formasi ini. Putra Arjuna yaitu Abimanyu mencoba mendobrak Cakrabyuha, dia berhasil masuk ke dalam, tetapi akhirnya tewas di pusat formasi tersebut.


Gambar 7. Formasi  Cakrabyuha

Maze dipakai untuk hiburan, bentuk koin, formasi pasukan, meditasi, penelitian, motif dan lain-lain. Ternyata dunia mainan edukatif juga sudah lama menggunakan bentuk Maze ini. Pada mainan edukatif Maze digunakan untuk melatih konsentrasi, koordinasi tangan dan mata, dan melatih motorik halus. Gambar 8 memperlihatkan contoh mainan edukatif Maze yang dibuat oleh Erzi, sebuah perusahaan mainan edukatif dari Jerman [9]. Lalu bagaimana dengan Omochatoys, sebuah perusahaan mainan edukatif dari Indonesia?


Gambar 8. Track Maze Game

Walaupun cuma UKM, walaupun masih kecil, ... seperti biasa Omochatoys tidak mau ketinggalan. Omochatoys mempunyai beberapa produk Maze. Yaitu, Maze Kupu-kupu, Maze Kumbang, Maze Pola dan Maze Peternakan. Gambar 9 memperlihatkan Maze produk Omochatoys.


Gambar 9. Maze Produk Omochatoys

Pada permainan ini motorik halus tangan anak dilatih, sehingga dengan bermain Maze, secara tidak langsung anak juga berlatih menulis.

Berikut adalah link video pembuatan Permainan Maze (Maze Peternakan) hasil liputan Trans 7 di Omochatoys untuk acara Laptop si Unyil.

Jika pembaca ingin mencoba permainan Maze untuk anak-anak, silakan pembaca mencoba produk Maze Omochatoys. Terima kasih.

REFERENSI:
[1]. http://www.kinugawa.ne.jp/facilities/palladium/palladium.html
[2]. http://theinspirationroom.com/daily/print/2008/6/stihl_maze.jpg
[3]. http://tomandjerrythemovie.warnerbros.com/img/maze.gif
[4]. http://www.amazeingart.com/media-contact/mazes-labyrinths-faq.html
[5]. http://www.pantheon.org/articles/d/daedalus.html.
[6]. http://en.wikipedia.org/wiki/Minotaur
[7]. http://gwydir.demon.co.uk/jo/maze/garden/index.htm
[8]. http://id.wikipedia.org/wiki/Cakrabyuha
[9]. http://www.oompa.com/baby-toys/category.cgi?item=ER45200