"It is a beautiful freak of nature that the seven simplest irregular
combinations of cubes can form a cube again.
Variety growing out of unity returns to unity.
It is the world's smallest philosophical system."

Piet Hein, discoverer of the Soma Cube.


"Silakan pak, silakan bu. Silakan lihat-lihat. Mainan ini namanya tetris kubus. Ada matematiknya lho.
...
Ada 240 (Dua ratus empat puluh) kombinasi untuk menyusun tetris kubus. Apakah Anda tahu salah satunya?
...
Silakan coba
...
Ada 240 cara lho."

Adalah protap (prosedur tetap) kalimat, saat Omochatoys menjual kubus Soma.

Tanda titik-titik adalah reaksi dari calon pembeli. Kebanyakan reaksi adalah rasa ingin tahu..... Hmm ...  seperti apa ya ... mimik reaksi rasa ingin tahu ....? Jadi ingin tahu nih ...

Dengan protap kalimat tersebut, calon pembeli kemudian mencoba memainkan kubus soma.
Walaupun jarang, ada juga yang langsung bisa menyusun kubus soma.

Bisa langsung menyusun ini, ada beberapa kemungkinan:

1. Kebetulan (keberuntungan)
2. Dia pernah main, dan ingat urutan menyusun kepingan-kepingan kubus soma. (Hafal satu-dua-tiga cara, penulis ada di sini)
3. Kemampuan membaca ruangnya luar biasa.
4. Sering main, sehingga kemampuan membaca ruangnya meningkat.

Jika ada yang langsung bisa menyusun kubus Soma, tanpa basa-basi kami puji.
Kemudian kami minta coba lagi. Kalau bisa dengan urutan yang berbeda.

Bagi yang bisa, mungkin karena ingin mencoba menyusun dengan cara berbeda, dia kemudian membeli untuk dirinya.  Atau mungkin karena merasa permainan ini baik dia membeli untuk anaknya.
Bagi yang tidak bisa, mungkin karena penasaran, dia kemudian membeli.
Ada juga yang membeli, karena memang barangnya bagus. "Bagus nih buatannya", "Halus ya amplasannya", "Bisa buat pajangan juga nih".

Demikian kubus Soma kami laku terjual.
Di Omochatoys, kubus Soma kami sebut juga tetris kubus.

Distributor kami dari Sukabumi (ibu Henny) saat ikut bazar (8 Maret 2009), menelepon dan bilang, "bu Yuni, aku minta tetris kubusnya lagi dong. Aku lagi ikut bazar nih. Tetris kubusku habis. Nanti suamiku ke sana, mau ambil." Untung kami masih punya stok di workshop jadi bisa langsung menyediakan.

Kami juga telah menerima order dari perusahaan di Bandung untuk membuat kubus Soma. Kubus Soma ini memang cocok untuk hadiah (gift). Selain sebagai souvenir, kubus Soma juga ada nilai inteligensia. Tidak kalah penting, permainan ini sangat mengasyikkan dan sesuai namanya bisa ketagihan.

Kubus Soma pertama kali ditemukan oleh Piet Hein, seorang penulis puisi dari Denmark. Piet Hein terinspirasi kubus ini saat mengikuti kuliah Fisika Quantum oleh Werner Heisenberg. Werner Heisengberg adalah Peraih Nobel dan Father of the uncertain principle.

Penting diketahui, bahwa Piet Hein tidak memulai dari sebuah kubus yang kemudian dipecah-pecah menjadi beberapa keping.

Tidak demikian.

Piet Hein memulai dari imajinasi. Imajinasi kepingan-kepingan.

Setelah imajinasi kepingan-kepingan, dia bikin oret-oretan, diikuti bentuk konkrit.

Kubus Soma terdiri dari 7 keping. Gambar berikut adalah keping-keping tersebut. Gambar diambil dari wikipedia.

Ada dua urutan yang diingat oleh penulis, yaitu;
Cara pertama : 7 - 2 - 6 - 4 - 5* - 3 - 1
Cara kedua : sama dengan di atas tetapi cara penempatan 5* di atas diubah.

Saat sedang iseng, penulis mencoba menyusun kubus soma dengan keping lain lebih dahulu.
Wah lumayan sulit. Tapi sambil refreshing kan tidak apa-apa. Namanya juga sedang iseng :)

Ketika sedang pameran di Jakarta, gambar dibawah memperlihatkan pengunjung stand kami ketika sedang asyik mengoprek kubus Soma. Kebetulan beliau (pak Firman) adalah pemimpin sebuah klub matematik. Pak Firman langsung bisa :)


Kemudian pak Firman ingin mencoba cara lain, tetapi saat itu waktu sudah menunjuk ke pukul 21:00, saatnya tutup stand. Karena ingin mencoba di rumah dan untuk klubnya juga, beliau membeli semua stok yang tersisa. Terima kasih pak Firman :) Sukses selalu =]

Selain kubus, keping-keping kubus Soma bisa juga menjadi bermacam-macam bentuk, seperti anjing, tempat tidur, menara, dlsb. Bahkan kalau mau, Anda bisa membangun satu lagi tembok China dengan keping-keping tersebut.

Menarik bukan?

Kata Soma adalah bahasa India kuno yang berarti candu, digunakan pada Novel yang ditulis oleh Aldous Huxley dengan judul Brave New World (1932). Pada novel tersebut Soma adalah nama obat addictive.

Banyak situs dan artikel terkait dengan kubus Soma. Berikut adalah address link tentang kubus Soma.

http://www.fam-bundgaard.dk/SOMA/SOMALINK.HTM

Pada situs di atas, ada kalimat:

"Teachers produced SOMA-sets for their classes.
Psycologists started using SOMA at their tests.
SOMA enthusiasts made SOMA sets to friends in hospitals, and for christmas gifts."

Penulis tidak tahu, bagaimana psikolog menggunakan kubus soma untuk test, atau bagaimana guru mengunakan kubus Soma untuk mengajar di kelas. Yang ada, murid-murid nanti malah bermain dan bukan belajar. Tapi, mungkin bagi guru tersebut, pada saat murid-murid bermain kubus Soma, saat itulah murid-murid belajar. Belajar korelasi antara kepingan kubus Soma dan ruang.

Kubus Soma sangat cocok sebagai oleh-oleh bagi kenalan di rumah sakit, karena dengan bermain kubus Soma dapat menghilangkan rasa bosan.

Ketika pak Yoyok (suami bu Yuni) cerita bahwa ayam goreng buatan bu Yuni sangat enak. Apakah itu cukup buat Anda? 

Apakah tidak lebih baik, jika Anda bisa merasakan sendiri ayam goreng buatan ibu Yuni? Seribu kali, sejuta kali cerita tentang sebuah masakan enak, jangankan mengalahkan, seri pun tidak bisa terhadap sekali merasakan.

Ketika penulis cerita bahwa kubus Soma menarik, apakah itu cukup buat Anda? 

Mungkin merasakan ayam goreng ibu Yuni tidak mudah, karena ibu Yuni tidak setiap hari menggoreng ayam.

Tetapi bagaimana dengan kubus Soma?

Anda bisa membuat sendiri kubus Soma, buat empat persegi sebanyak 27 buah, kemudian sambungkan dengan lem seperti gambar di atas. Anda akan mempunyai kubus Soma.

Atau Anda bisa juga memesan di Omochatoys. Ada beberapa jenis tetris kubus di Omochatoys. Natural dan Berwarna. Harga ritel Tetris Kubus Natural Kecil cukup Rp.25.000,- (Dua puluh lima ribu rupiah), sedang harga ritel Tetris Kubus Natural/Warna Besar Rp. 60.000,- (Enam puluh ribu rupiah). Kok lebih mahal? Ya kan, ukuran lebih besar, jadi memakai bahan baku lebih banyak. Harga distributor? ... diskon seperti biasa  :)

O ya, kubus Soma adalah permainan untuk usia 6 (enam) tahun ke atas.

Tadi di awal, katanya ada matematiknya? Kok tidak ada tulisan tentang hal tersebut?

Bagi yang tertarik dengan matematik, dan ingin menggali lebih jauh, silakan klik
http://www.fam-bundgaard.dk/SOMA/NEWS/N990201.HTM

___ooo___