Distributor Omocha yang kreatif ... apa kabar? Semoga sehat-sehat selalu ....

Distributor kreatif sekarang sedang sibuk apa nih? ... Sekali-kali boleh dong... refreshing dulu... Omochatoys hendak mengajak distributor mendengarkan sebuah lagu ....

Lagu di atas berjudul, It takes two to tango. Asyik kan ...?

Dibawakan pada acara The Midnight Special  tahun 1975. Agak jadul sih ... tapi tidak apa-apa ... yang penting asyik kan?Laughing Makin jadul makin asyik.Smile

Berikut adalah lirik lagu tersebut.

TAKES TWO TO TANGO
You can haunt any house by yourself
Be a man or a mouse by yourself
You can act like a king on a throne
There are lots of things that you can do alone
But it takes two to tango two to tango
Two to really get the feeling of romance
Two to tango two to tango do the dance of love

You can sail on a ship by yourself
Take a nap or nip by yourself
You can get into debt on your own
There are lots of things that you can do alone 
But it takes ………….. 
You can get very old by yourself
Catch a fish or a cold by yourself
Dig a ditch or strike it rich all by yourself
There are lots of things that you can do alone

But it takes ……

You can fight like a champ by yourself
You can lick any stamp by yourself
You can be very brave on the phone
There are lots of things that you can do alone

But it takes ……………. 
It Takes two, I say two
Darling it always takes two
I’m with you

Lagu tersebut dikarang oleh Al Hoffman pada tahun 1952 dan telah dinyanyikan oleh banyak penyanyi terkenal.

Kalimat "It takes two to tango", berarti "Perlu dua orang untuk menari tango", atau "Diperlukan pasangan pada Tango". Ada banyak hal yang bisa kita kerjakan sendiri, seperti tidur siang, berlayar ataupun bertindak seperti raja di atas tahta, dlsb,... tetapi tidak pada Tango.

Kalimat "It Takes Two to Tango" selanjutnya menjadi idiom dan sering dipakai sebagai pemisalan pada hal-hal, pekerjaan atau proses yang membutuhkan pasangan.

Mantan presiden Amerika, Ronald Reagan juga menggunakan di saat perang dingin dengan Uni Soviet [1].

Reagan said:"For ten years détente was based on words by them [the Russians] and not any words to back them up. And we need some action that they — it takes two to tango — that they want to tango also."

Eileen Rachman dan Sylvina Savitri menggunakan istilah ini untuk mengambarkan hubungan antara atasan dan bawahan [2].

Kalimat ini juga dipakai pada banyak pemisalan lain. Seperti bidang manajemen, pelatihan, ekonomi dlsb [3].

Walaupun masih sangat kecil, usaha mainan Omochatoys tidak bisa dikerjakan oleh satu orang, ataupun oleh satu bagian. Baik internal maupun eksternal. Di internal, bagian pemasaran membutuhkan bagian produksi untuk pengadaan barang, demikian pula bagian produksi membutuhkan bagian pemasaran. Di eksternal, dari sisi pemodalan, Omochatoys bersyukur sekarang sudah ada bank yang bersedia bekerja sama (Terima kasih kepada bank BRI cabang Suryakencana, Bogor). Dari sisi pemasaran Omochatoys juga sudah dibantu oleh banyak distributor.

Distributor kreatif, Omochatoys juga ingin menggunakan idiom "It takes two to tango" untuk mengambarkan hubungan Omochatoys dengan distributor. Tidak diragukan lagi, Omochatoys memerlukan pasangan untuk memasarkan produknya. Distributor juga memerlukan pasangan dalam pengadaan barang.

Mengutip tulisan Eileen/Sylvina, bahwa bagian yang paling sulit pada Tango adalah 1) pasangan dansa harus berhubungan secara hati ke hati, 2) saling tarik ulur, 3) walaupun berpasangan gerak dan manuver bersikap individual, 4) Penghayatan yang kuat terhadap individualisme pasangan adalah kekuatan Tango.

Semoga Omochatoys dan distributor dapat saling melengkapi. Amin.

So... Shall We Dance ...? Smile

REFERENSI

[1]. http://en.wikipedia.org/wiki/Takes_two_to_tango_(idiom)
[2]. http://www.experd.com/news-articles/articles/296/
[3]. http://www.projectsmart.co.uk/tangoing-your-way-through-the-executive-pmo-relationship.html